Showing posts with label Serba-serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba-serbi. Show all posts

21 November 2020

TIPS MEMBUAT RESUME

Tips Membuat Resume

Muhammad Nasir

 

Arti Resume

Menurut KBBI (2008:1204),  resume /rΓ©sume/ n ikhtisar; ringkasan; meresumekan v membuat resume; mengikhtisarkan; meringkaskan

 

 Artinya, resume adalah :

 1-  Rangkuman dari suatu topik pembahasan

2-  Kesimpulan dari pokok dari pembahasan

3-  Ringkasan dari pembahasan

 

Intinya, resume adalah: 

rangkuman, kesimpulan atau ringkasan yang mampu menggambarkan keseluruhan makna yang ingin disampaikan.


Cara membuat Resume

Membuat  resume sama artinya dengan mengemas cara menyajikan  rangkuman, kesimpulan atau ringkasan yang menggambarkan isi seluruh pembahasan. Hasil resume yang sudah ditulis pada hakikatnya menggambarkan:

-  kualitas pemahaman dari orang yang menulisnya,

-  menunjukkan kualitas berpikir orang yang menulisnya

 

Untuk mendapatkan resume yang baik, ada caranya.  Oleh sebab itu, tulisan ini mencoba menawarkan sebuah tips tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum membuat resume.

 

Berikut langkah-langkahnya:

 

1- Menelaah semuah Naskah

Menelaah adalah membaca dan berpikir. Berdasarkan hasil membaca dan berpikir inilah anda dapat mengambil data dan informasi penting tentang topik pembahasan yang akan anda resume. Menelaah harus sabar dan pelan-pelan. Penelaahan/pembacaan  belum selesai sampai anda paham apa yang anda baca.

 

2- Membuat draft atau kisi-kisi

Membuat draft atau kisi-kisi adalah membuat rencana isi resume yang akan anda tulis. Kisi-kisi ini berfungsi agar anda dapat fokus dan tidak Out of Topic (OoT). Rencana adalah niat. Maka, hasil resume sejatinya sejalan dengan rencana atau niat anda.

 

3- Menuliskan resume

Inilah perjuangan sesungguhnya. Anda akan berjuang membuat kalimat-kalimat yang baik yang mewakili data atau informasi yang anda dapatkan pada langkah pertama (menelaah naskah). Untuk menulis kalimat yang baik, tak ada cara lain selain mempedomani ilmu susun kalimat (komposisi)

 

4- Membaca kembali naskah resume yang telah ditulis

Tulisan yang baik adalah tulisan yang anda sendiri paham membacanya dan orang lain juga paham serelah membaca tulisan anda. Membaca kembali berguna untuk:

-  memastikan bahwa apa yang anda tulis sudah sesuai dengan draft/kisi-kisi.

-  Memastikan tidak ada kesalahan tulis (typo), kerancuaan kalimat (misused/confused)  

-  Memastikan bahwa kerja anda sudah tuntas

 

5- Meminta seseorang melakukan review

Kadang anda menganggap diri sudah benar. Namun untuk berhati-hati ada baiknya anda minta orang lain memeriksa hasil kerja anda. Hasil yang diharapkan pada tahap ini adalah:

-  Sebuah pernyataan bahwa masih ditemukan kesalahan dalam hasil resume anda

-  Atau, sebuah pernyataan, “Ini sudah benar. Perfecto!

 

Baiklah, ini hanya salah satu tips. Jika anda mau, anda bisa mencari tips yang lain. Atau anda sendiri punya kiat dan resep sendiri yang jitu untuk membuas sebuah resume berkualitas. Selamat mencoba. Indahnya berbagi.


04 April 2020

Operasi Urat Malu


Operasi Urat Malu
Muhammad Nasir

Sebaiknya, usai 17 April 2019, kekonyolan dan kebejatan komunikasi harus dihentikan. Kebejatan yang menghapus keramahtamahan, kesantunan orang-orang timur. Bahkan, inilah model kampanye yang memutuskan urat malu.

Orang waras pilih si anu. Salam akal sehat. Begitu antara lain kalimat yang acap terucap. Baik dalam tagline ataupun percakapan yang memuat frasa pejoratif. Itulah bentuk kekonyolan yang keluar dari maxim berbahasa orang timur.

Pemilu, utamanya pemilihan presiden. Polararisasi terbentuk berdasarkan kecondongan hati, akal dan selera. Terbentuklah kubu-kubu. Itu wajar. Namun, agaknya yang terkubu itu kadang-kadang teman dengan teman, murid dengan guru, suku dengan suku, sumando dengan mamak rumah, ipar bisan dan sebagainya.

Sadarkah, bahwa saat seseorang mengatakan dia ber "akal sehat", telang menyakiti temannya, gurunya, sumandonya, mamak rumahnya, bahkan orang tuanya dengan sebutan bodoh dan tidak waras?

Oleh sebab itulah, operasi urat malu perlu dilakukan. Urat malu yang terlanjur putus masih mungkin disambung. Demikian kata pakarnya.

Media sosial acapkali menjadi menyumbang kerusakan urat malu ini. Media sosial, meskipun orang berkuasa atas akunnya masing-masing, namun ianya tetaplah ruang publik. Adat berbaur di ruang publik tetaplah mesti dipatuhi. UU ITE salahsatunya.

Di ruang publik, banyak orang cerdik cendikia, alim lagi keramat. Zaman dulu ada juga dukun santiang di ruang publik. Dukun itu dapat memecah gelas kopi tanpa menyentuhnya. Bahkan, orang sembarang ucap, salah langkah, salah jambo bisa kena biriang. Itu dulu. Entah kalau sekarang.

Setidaknya, tentang operasi urat malu tadi, patut pula dipertimbangkan. Adakah tempat operasinya?