Oleh:
Muhammad Nasir
Pengajar Sejarah Peradaban Islam UIN Imam Bonjol Padang
Belakangan
ini publik Indonesia dibuat bertanya-tanya: apa yang sebenarnya sedang terjadi
dalam relasi warga negara dengan negaranya? Pertanyaan ini tidak lahir dari
serangkaian kejadian yang viral di media social. Ada warga negara Indonesia
yang memilih pindah kewarganegaraan. Ada kasus desersi anggota TNI/Polri yang
kemudian bergabung dengan tentara Rusia. Muncul pula kasus viral Syifa, seorang
WNI berhijab yang bergabung dengan Dinas Angkatan Laut Amerika Serikat. Semua
ini terasa searah dengan tagar yang lebih dulu viral: #kaburajadulu.
Namun, jika berhenti pada penjelasan struktural semata, tentu akan sulit menjawab pertanyan, mengapa mereka melakukan itu? Pertanyaan yang menyasar lapisan batin atau lapisan lapisan psikologis yang jarang disentuh negara.
Ini juga wilayah yang jarang disentuh secara serius dalam wacana publik: relasi batin antara warga negara dan negara Mengapa individu sampai pada titik memilih meninggalkan negaranya? Mengapa identitas nasional yang dulu dianggap kuat dan mengikat kini tampak semakin cair dan bisa dilepaskan?
