Muhammad Nasir
Pendahuluan
Islam sebagai sebuah agama telah memberi pengaruh besar terhadap
peradaban manusia. Sejak berabad-abad sebelum keruntuhannya dinasti terkhirnya
yaitu Dinasti Turki Usmani (1924) telah banyak meninggalkan bekas-bekas
kebudayaan yang tak ternilai harganya. Peninggalan-peninggalan itu secara tidak
langsung telah membantu menjelaskan apa dan bagaimana orang-orang Islam
membangun masyarakat dan peradabannya.
Pada prinsipnya, ajaran Islam tidak membawa secara langsung tradisi budaya
fisik, dengan kata lain agama ini tidak pernah mengajarkan secara kongkrit tata
bentuk arsitektur/lingkungan binaan harus seperti ini atau seperti itu.
Pilihan-pilihan fisiknya lebih diserahkan nanti pada akal-budi manusia Muslim
itu sendiri, untuk menghasilkan yang terbaik, paling optimal, paling efektif,
paling bermanfaat, dan lain sebagainya. Dalam hal
ini, arsitektur Islam dapat
dipahami sebagai pencapaian manusiawi dari para penganut Islam itu sendiri,
setelah proses interaksi dan adaptasi dengan berbagai kebudayaan lainnya. Ini
juga membuktikan bahwa kebudayaan Islam pada dasarnya sangat terbuka dan
bersedia bergaul dengan kebudayaan non Islam selama itu tidak melanggar hal-hal
yang prinsipil, utamanya pada ranah aqidah.
Secara garis besar, arsitektur Islam dapat dibagi pada dua jenis:
arsitektur keagamaan dan arsitektur sekuler. Arsitektur keagamaan diciptakan
untuk melayani fungsi keagamaan seperti masjid, madrasah dan makam.[1]
Arsitektur sekuler diciptakan untuk
melayani fungsi sekuler seperti istana, benteng, pasar dan karavanserai.[2]
Arsitektur Islam berkembang sangat luas baik itu di bangunan sekular
maupun di bangunan keagamaan yang keduanya terus berkembang sampai saat ini. Arsitektur
juga telah turut membantu membentuk peradaban
Islam
yang kaya. Bangunan-bangunan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan
arsitektur Islam adalah masjid, kuburan, istana dan benteng yang kesemuanya memiliki pengaruh yang sangat luas ke
bangunan lainnya, yang kurang signifikan, seperti misalnya bak pemandian umum, air mancur
dan bangunan domestik lainnya.



